Selasa, 27 November 2012

Cara Memaksimalkan Tongkat Pengukur Oli Mesin Mobil



Mobil yang nyaman memang banyak diminati semua orang. Berdasarkan iklan yang dimuat dalam facebook marketing, banyak mobil yang dijual secara second ataupun baru. Mungkin pemilik mobil bingun dengan kondisi mobilnya yang tidak menentu, misalkan saja masalah pada tongkat pengukur oli mesin mobil. Tongkat pengukur oli mesin memang sangat bermanfaat karena bisa juga sebagai indikasi keadaan mesin mobil apakah masih sehat atau harus di tune up. Nah berikut ini beberapa tips memaksimalkan fungsi tingkat pengukur oli mesin mobil.

1. Ketika mobil sedang panas, jangan menggunakan dipstik. Biasakan mengecek oli ketika mesin masih dingin atau dalam keadaan belum dihidupkan.

2. Pastikan posisi mobil kalian dalam keadaan datar, jadi posisi oli juga datar.

3. Beberapa mobil terutama yang transmisi otomatis, kadang terdapat dua dipstik. Yang satu untuk mesin, dan satunya lagi untuk oli transmisi. Warnanya pasti akan lebih mencolok ketimbang komponen mesin lain yang biasanya berwarna hitam. Mungkin kuning, merah atau biru.

4. Tariklah secara perlahan dipstik untuk dibersihkan dengan kain lap (warna dipstik itu terang aluminium). Tujuannya adalah untuk mengetahui kondisi oli. Jika keruh, berarti harus diganti. Tapi lihat dulu jadwal penggantian oli, jika masih jauh berarti terdapat masalah pada mesin.

5. Setiap dipstik, pasti memiliki pembatas atas dan bawah. Pastikan oli berada diantara keduanya. Jika melebihi batas atas, mungkin mesin tidak bekerja dengan baik. Dan jika kurang dari batas bawah, tandanya oli kurang. Segeralah cek ke bengkel dulu sebelum menambah oli mesin.

Nah itu dia tips nya. Semoga artikel ini bermanfaat dan berguna untuk kalian semuanya :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar